Saturday, 15 February 2020

Bejana Kecil di Meja Pelelangan

akulah bejana kecil di meja pelelangan
berdiri di sudut barisan paling belakang
cokelat berdebu dan tidak menarik perhatian
satu per satu temanku ditawar habis-habisan
satu per satu temanku pergi dengan angkuh terjual dengan harga yang lumayan

akulah bejana kecil di meja pelelangan
berdiri di sudut barisan paling belakang
cokelat berdebu dan tidak menarik perhatian
satu per satu pembeli mulai kehabisan uang
tapi mereka tetap tinggal terheran melihat si Orang Besar tak kunjung jua mengajukan tawaran

akulah bejana kecil di meja pelelangan
cokelat berdebu dan tidak menarik perhatian
sedikit rapuh mungkin juga retak
Oh, sekarang tiba giliranku!
menit demi menit berlalu, tiada juga yang memberi penawaran
aku berdiri di tengah panggung kedinginan
menahan perih karena tak ada yang menginginkan

akulah bejana kecil di meja pelelangan
cokelat berdebu dan tidak menarik perhatian
suasana mulai riuh minta pelelangan dihentikan
toh tak ada jua yang akan bangkit memberikan penawaran

si Orang Besar mulai mengangkat tangan
kesunyian menyapu ruangan
si Orang Besar menyebutkan sejumlah tawaran
grasak grusuk mulai kedengaran
"Akhirnya si Orang Besar mengajukan penawaran, tapi lihat, apa mata-Nya sedang kehilangan sentuhan?"

akulah bejana kecil di meja pelelangan
cokelat berdebu dan mulai menarik perhatian
suasana mulai riuh minta pelelangan dilanjutkan
satu per satu orang mulai mengajukan penawaran
oh, ya, mereka hanya berusaha mendapatkan apa yang si Orang Besar inginkan

sepuluh
sembilan
delapan
tujuh
enam
lima
empat
tiga
dua
...

si Orang Besar kembali mengangkat tangan mengajukan penawaran
sebuah nilai yang takkan menemui tandingan
keheningan menyapu ruangan

sepuluh
sembilan
delapan
tujuh
enam
lima
empat
tiga
dua
...
dua
...

si juru lelang mengambil nafas terakhir..

Terjual.

akulah bejana kecil di meja pelelangan
dengan hati-hati aku yang ringkih diangkat untuk dipindahkan
sejumlah orang berkerumun di sekitar si Orang Besar untuk mencari jawaban
mengapa aku?
mengapa aku?

dengan teduh si Orang Besar katakan,
"dia bejana-Ku yang t'lah lama hilang."

akulah bejana kecil di meja pelelangan
cokelat berdebu tapi harganya tak terkalahkan
nilaiku hanyalah karena si Orang Besar yang berikan

9 comments:

  1. Memang kalo keluar dari hati, bisa melahirkan karya dlm bentuk yg ga biasanya sekalipun ya. Hahaha
    *edak pasti paham maksud ane

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah, shud I do a u-turn to a poet writer? 😂😂

      Delete
    2. means it's not good enough hahaha

      Delete
    3. bukannnnnnnnnnnn, otahe.
      Means : it's not your spesific. Strengthnes : story telling with analogy2

      Delete