Thursday, 2 August 2018

Reaksi Kimia

Tengah malam sampai pagi tadi benar-benar aneh.
Hatiku benar-benar gelisah.
Perasaanku nggak enak, nggak nyaman, dan aku merasa kuatir akan sesuatu.
Aku berdoa selama beberapa puluh menit untuk menenangkan perasaanku dan kemudian mencoba tidur setelahnya.
Tapi kegelisahan itu tak kunjung mereda.
Dan sepanjang malam, terutama saat berdoa, perasaan tidak enakku itu tertuju kepada satu orang saja.
Perasaan gelisah.
Tidak tenang.
Aku berdoa untuknya, tapi perasaan aneh itu masih muncul.
Aku bertanya-tanya apa yang mungkin terjadi?
Kegelisahan ini sampai kutuliskan di jurnal pribadiku.

Dan sekarang aku mengerti alasan di balik perasaan kuatir, gelisah, tidak enak itu.
Keajaiban-keajaiban itu masih ada.
Reaksi kimia dari doa selama bertahun-tahun itu belum hilang.
Kepekaan itu masih Tuhan berikan, sekalipun semua celah untuk mengetahuinya telah tertutup (atau mungkin ditutup dengan sengaja).
Kepekaan itu masih belum Dia ambil.

0 komentar:

Post a comment