Tuesday, 20 March 2018

Tersimpan.

Tiap kali menonton pertandingan bola, melihat ke barisan pemain yang duduk di bangku cadangan, aku sering berpikir tentang mereka.
Apakah mereka bahagia ada disana?
Jujur saja, bukankah beberapa dari mereka bahkan tidak pernah diturunkan sama sekali oleh pelatih untuk menunjukkan eksistensinya di tengah lapangan hijau?
Bukankah diam-diam mereka berbisik dalam angan berharap salah seorang pemain utama akan cedera sehingga peluang mereka tampil akan datang?
Apa yang mereka rasakan ketika lampu sorot itu tak pernah menuju mereka?
Apa yang mereka rasakan ketika nama mereka hampir tidak dikenal?
Jika timnya menang, apakah mereka bisa turut merasakan kemenangan itu seolah-olah mereka adalah bagian penting di dalamnya?
Apakah senyuman mereka tulus, ataukah sebenarnya penuh kepalsuan karena rasa frustrasi yang kerap hadir mengingat keberadaan mereka yang nyaris tanpa rupa?
Mampukah mereka percaya, tiap kali pelatihnya berkata dengan senyuman, "Tim ini membutuhkanmu"?

Tulisan ini terinspirasi dari sebuah lagu berjudul Tersimpan oleh Glenn Fredly.

1 comment:

  1. Aku ingat ini. Sriusan ingat daud loh wkkwk 😂😂
    Bkan sok rohani atau apa gtu. Tapi stiap kali aku mnggingat ada org yg diragukan kelayakannya oleh mata manusia tapi trnyata dia mnjadi perhatian Allah yg pada akhirnya di pakai Allah utk mnyatakan kmuliaanNya. Krna dri org kcil yg tidak dianggap ktika dia klak mnjadi besar dan diperhitungkan dunia atau diperhitungkan setidaknya negaranya atau sekitarnya dia akan brsyukur krna dia mrasakan sgla ssuatunya di mulai dri nol.
    Lihat daud org yg sbnarnya klo aku disuruh mnilai daud waktu itu mungkin jga aku gak bakal mngira dia yg bakal jdi raja. Masa org yg mau jdi raja dlunya seorang yg ngangon domba tapi bahasa alkitabnya penggembala domba. Bukan org yg bnar2 dri golongan atas atau apa gtu. Aku mikir klo dia dri golongan atas maka dia gak kan prnah brsyukur krna dia mikir dia layak mndapatkannya krna ya latar blakangnya jga emng dia brada dan keknya emng udh slayaknya. Tapi klo org yg tidak prnah di pertimbangkan mnjadi raja. Satu2lah hal yg trpikirkanku adalah itu krna anugrah. Atau org blang itu keberuntung yg bakal diingat spanjanga massa dan sepanjang abad dlam hdupnya.
    Nah kadang aku juga mikir yg di bangku cadangan itu jga gtu. Kli aja dia di bangku cadangan ditempah jadi manusia yg sabar. Sabar mnunggu gilirannya dan waktu itu akan tiba secara tiba2 dan tdk diprediksi dan hrus siap kapan aja. Mreka mungkin lbih siaga daripada pmain yg brmain di lapangan yg kdang mreka main krna emng mreka udh trlalu mnikmati prmaianannya. Gk lagi siaga akan nasib timnya menang atau tidak, apalagi klo skornya udh jauh wkwkwkwk...
    Tapi org yg dicadangan mreka siaga slalu kyk 5 org perempuan yg mbawa pelita dan minyak pelita utk persediannya.

    ReplyDelete