Monday, 5 March 2018

(n). Biggest Dream


Amsal 31:11-12, 15, 20-21, 23, 25-31 

Suaminya bergantung padanya. Ia tidak akan pernah miskin.
 
Ia melakukan yang baik terhadap suaminya selama hidupnya. Ia tidak pernah membuatnya susah.
 
Ia bangun pagi-pagi buta, memasak makanan buat keluarganya, dan membagikannya kepada hamba-hambanya.
 
Ia selalu memberi kepada orang miskin dan menolong orang yang membutuhkan.
 
Ia tidak khawatir akan keluarganya bila musim salju tiba. Pakaian yang baik dan panas diberikannya kepada mereka.
 
Suaminya anggota terhormat dalam pimpinan daerahnya, di mana ia bertemu dengan pimpinan lainnya.
 
Ia seorang yang kuat, dan orang menghormatinya. Ia melihat masa depan dengan penuh keyakinan.
 
Ia berbicara dengan bijaksana. Ia mengajar orang menjadi pengasih dan baik hati.
 
Ia mengawasi rumahnya. Ia tidak pernah malas.
 
Anak-anaknya mengatakan yang baik tentang dia. Suaminya bangga tentang dia dan berkata,
“Banyak perempuan yang baik, tetapi engkaulah yang terbaik.”

Anugerah dan kecantikan dapat menipumu, tetapi perempuan yang menghormati TUHAN harus dipuji.

Berikanlah upah kepadanya yang patut diterimanya. Pujilah dia di depan umum atas yang telah dilakukannya.

--

Tiap kali membaca bagian ini, sejujurnya hatiku bergetar hebat dan seketika kegirangan ga menentu.
Bayangkan, bagaimana mungkin sebuah perikop bisa sedemikian tepatnya menggambarkan impian terbesar dalam hidupmu?
:)

1 comment:

  1. Iya kan kak. Aku juga mrasa demikian. Tapi gtu aku mikir kapan ya waktu itu tiba. Org yg bnar2 mncintai kita krna kita dekat dan mnghormati Tuhan bnyk org bilang krna anak Tuhan. Bkan krna paras dan peres atau fisik semata. Secra dunia skrg susah ditemukan org2 yg bnar2 baik dan tulus dan ank Tuhan yg bnar2 ya. Bkan srigala berbulu domba,jangan kan memandang paras mmandang lawan jenisnya aja pun udh brkurang. Makanya bnyak LGBT.
    Ntahlah kapan waktunya tiba aku mnemukan pria yg dijanjikan Tuhan padaku dan padamu kak. Tapi satu hal yg dapat ku pastikan dia bkanlah org yg brengsek yg sanggup mlukai hati wanita seolah dia tak lahir dari rahim wanita. Tapi dia seorang yg Tuhan pcayakan mnjadi kpala rumah tangga yg spadan untuk kita dimasa yg akan datang dan di masa tua kita nanti kak 😊

    ReplyDelete