Tuesday, 3 October 2017

[Random Story] : 'Morning. Can we have a quick call now?'



Judul di atas adalah isi chat dari seseorang beberapa bulan yang lalu di Skype.
Barusan aku lagi putar ulang rekaman percakapannya, dan tiba-tiba chat history yang itu keliatan.
Hahaha.

Tadi siang cerita-cerita tentang dia sama kak Ica di kantor, how adorable he is, kinda my type laa.
Haha.
Ya, bukan tipe-tipe orang yang bakal kukagumi dari kejauhan, but somehow if he wants me maybe I want him likewise.
Ya begitulah.
Even though every one knows it's an impossible thing.
Haha.

Tapi ya, jujur, suaranya enak kali didengar.
I like to hear his voice when we have a call.
Bahasa Inggrisnya doi ga mirip Singlish, malah ke arah British gitu.
Jadi enak kali dengarnya, kaya' lagi nonton Me Before You.
Terus pas ada suara "ehem.." atau "hello.." somehow aku tiba-tiba ngerasa excited ga jelas.
Suaranya seksi kali.
What kinda dirty feeling is this? Hahaha.

Tempat ini memang dipenuhi orang-orang adorable.
Banyak hantunya (read : abang-abang cakep lagi pintar)
Sampe terkadang lupa ingatan kalau mereka itu co-worker dan aku ga sepantasnya ngefans sama mereka kaya' aku ngefans sama artis.
Hahaha.

Tapi kenapa aku tiba-tiba nulis tentang dia ya?
-_-
Someone who visit my LinkedIn twice on his busy days.
Mungkin waktu itu dia mau ngetes seberapa jauh kemampuanku and how far I can assist him with my presence.
Dan dia pasti ga menemukan apapun di LinkedIn ku. Hahaha.
Yes, tunggu aku ngerasa cukup pantas baru aku mau buat skill ini di LinkedIn.
Maybe after a year?

Aku lagi semangat-semangatnya pengen cerita disini, cause I know I won't have any friend to talk with anymore.
Jadi cuman disini, cuman disini aku bisa menuangkan semua pemikiranku dan ceritaku sejauh yang bisa kusingkapkan, cause no human can listen to my stories neither my sorrows right now.
Jadi nanti kalau blog ini udah terlalu banyak diisi sama cerita-cerita pribadiku, kalau nanti tulisan-tulisanku udah ga lagi menginspirasi kalian, tulisan-tulisanku ga ada mutunya lagi sama sekali dan kalian berniat berhenti mengikuti blog ini, gakpapa kok :')

Kenapa aku ngomong gini?
Karena Wiwik udah di Jakarta :')
Ya, sekalipun belum resmi kerja disana dan kesananya cuma buat interview aja, tapi aku yakin dia pasti lulus laa.
Somehow she codes better than me, I know it :)
Wiwik bakalan reunian sama Jeklin, di kantor yang sama, di tim yang sama mungkin, bahkan mungkin tinggal di kost-an yang sama, dan tinggal Maya sendiri tanpa teman disini :')
Oke aku mulai baper.
Iya, aku baperan kali kalo udah nyangkut mereka.
Susah sih nemu orang yang menerimaku apa adanya kaya' mereka.
Susah kali.
Someone who can encourage me on my lowest and pray for me.
Udah ah aku jadi baper.

Btw tadi sore aku meeting bareng Oppa dan boss tentang project baru yang bakalan kicked off dalam waktu dekat.
Aku akhirnya ngerti kenapa minggu lalu boss bilang, "Maya, these 2 projects are our biggest projects. I'm giving you our biggest projects now."
Yap, it's really not easy and my role is not easy as well, but it's challenging and I'll have a good chance to grow up.
I really like this fact.
Aku cuma berharap project-project ini bakalan sukses.
It's a new step for me.
Sesuatu yang benar-benar baru dan sangat amat challenging.
Tapi aku yakin bisa mengerjakan bagianku dengan baik.
Tuhan pasti bakalan bantu aku dengan hikmat-Nya.
Kalau aku sukses dengan yang ini, my future steps will be easier.
Dan, aku juga pengen buat Oppa bangga punya anak didik kaya' aku.
Aku pingin tiap dia liat aku, dia akan senyum dan ngomong dalam hati,

"I like to work with you."


Wik, aku bakalan sedih kalo kau juga nyusul Jeklin ke Jakarta.
Aku bakalan sendiri disini, berenang bersama semua ketakutanku.
Aku akan takut kalian akan menikmati waktu kalian berdua dan perlahan-perlahan melupakan semua hal indah yang udah kita lewatin bersama.
Aku akan takut kalau-kalau persahabatan kalian akan terus melangkah jauh dan meninggalkanku di belakang dalam keterpurukan.
Aku takut kehilangan perhatian dari kalian, jauh lebih takut kehilangan perhatian kalian daripada kehilangan kehadiran Ru di hidupku.
Karena saat Ru menghilang, kalian ada disini, tapi jika kalian menghilang, maka siapa yang akan menemaniku disini?

Tapi aku sayang sama Wiwik, sayaaaaaang kali.
Aku jadi pengen nangis sekarang :'(
Aku sayang kali samamu Wik, sampai-sampai aku ingin egois dan ga menginginkanmu ada disana.
Tapi aku sadar aku ga boleh egois.
Kau punya impian dan masa depanmu yang juga ingin kau raih.
Kau berkompeten, dan rasanya ga adil kali kalo kau ga berkontribusi bagi perkembangan dunia kita, dunia IT.
Dan kehadiranku, seharusnya memaksimalkan hidupmu bukannya merenggutnya.
Aku ingin kau ada disini, tapi aku yakin tempat itu lebih baik untukmu.
Ini bukan tempat yang cukup baik untukmu tinggal.

Semoga kau lulus ya Manura.
Semangat buat interviewnya besok.
Aku sayang kamu :'(

0 komentar:

Post a comment