Saturday, 12 August 2017

Move On.


“Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati..”
-Katon



Selamat hari Sabtu, rekan single elegan!
Hahaha
Btw, dua hari ini aku ‘agak’ sakit.
Sedih ya, udah 6 bulan lebih kerja disitu masih juga ga bisa dealing with the air con :(
Tapi udah agak mendingan sih tadi malam dipijitin sama emak. Muehehe. Makasi mamak paling hebat :)
Eum, hari ini aku mau nulis soal cinta.
Cie.
Sok dewasa udah ngomong cinta-cinta aja.
Lebih tepatnya, aku mau nulis tentang move on.
Kalian pernah ga sih bertanya sama diri kalian sendiri, “Sebenarnya aku udah move on ga sih dari dia? Kalo udah move on kenapa masih kepikiran?” atau malah bertanya, “Move on itu apa sih?”
Aku juga sering diajuin pertanyaan, “May, kau udah move on nya dari abang itu?”
Hahaha.
Pertanyaan apa itu?
Ya udahlah -_-
So now I wanna share my thought with you about moving on.
Buatku, move on itu bukan tentang melupakan, tapi tentang mengikhlaskan.
Aku pernah sungguh-sungguh jatuh hati sama seseorang sekitar dua tahun yang lalu, jatuh hati yang benar-benar jatuh, sejatuh-jatuhnya sampai untuk pertama kalinya dalam hidup aku berani ceritain ke Bapak that I was in a deep special feeling with someone. Dan kalau ditanya sekarang, apa aku udah melupakannya atau nggak, jawabanku nggak. Dan mungkin nggak akan pernah. Aku bahkan ga yakin aku bisa ngelupain dia kalau aku tiba-tiba hilang ingatan. Wait, aku bahkan ga mau kehilangan ingatan tentang dia.
Sedalam itu.
Jadi kalau kita benar-benar jatuh hati setulus-tulusnya sama seseorang, bukan cuman yang cakap-cakap angin aja, omong kosong kalau kita bisa lupain dia.
Kita akan selalu ingat perasaan seperti apa yang pernah kita rasakan terhadap orang tersebut. Betapa gembiranya perasaan kita waktu itu karena kehadirannya, dlsb.
Jadi pertanyaan sebenarnya bukan “apa kau sudah melupakannya?”, tapi, “apa kau sudah mengikhlaskannya?”
Aku ga akan pernah melupakan dia.
Dan kupikir, ga ada alasan buatku untuk ngelupain dia.
Aku memang juga ga perlu ngelupain dia.
Mamakku juga masih selalu ingat sama mantannya waktu masih gadis dulu.
Aku bahkan pernah diajakin main ke rumahnya.
Bahkan jaket pemberian mantannya masih dipakainya sampai beberapa tahun yang lalu pas aku SMA.
Tapi apa mamaku udah ikhlas ga bersama-sama laki-laki itu lagi?
Jelaslah, kalo ga mana mungkin aku ada.
Hahaha.
Mamakku juga cinta kali kok sama Bapakku :)
Jadi sekarang coba tanyakan sama dirimu sendiri, “Udah ikhlas belum?”
Jeklin sih belum ikhlas, ya kan Jek? :p
Kalau aku, aku udah ikhlas :)

 “Aku bahagia melihatnya bersama orang lain.”
Hayoo, siapa kalian orang-orang yang pernah ngomong ini?
Aaah, jangan biasain cakap angin :)
It’s fake, it’s a lie, biggest lie ever!
Jangan menipu diri sendirilah.
Selama kasih yang kita rasakan untuk dia itu kasih Eros (re: kasih seorang manusia kepada lawan jenis yang diinginkannya untuk menjadi pasangannya), ga mungkin kita bisa melihatnya bahagia sama orang lain.
Beda case kalo kasih kita itu kasih persahabatan, kaya’ perasaanku ke Ardi.
Itu emang beneran kalo aku bilang aku pingin lihat dia bahagia bersama orang lain walaupun aku sayaaaang kali sama dia.
Kalo kita bilang bahagia melihat orang yang pernah kita sayang itu bersama orang lain, berarti perasaan kita ga cukup dalam buat dia.
Hahaha.
Menurutku untuk urusan masa lalu ini cuma ada jenis; tidak bahagia atau tidak perduli.
Negatif atau netral.
Tapi kalau bahagia, itu ga mungkin.

Mendingan kaya’ aku.
Jujur aja.
“Aku ga bahagia melihatmu bersama orang lain. Tapi aku udah ikhlas. Karena itu keputusanmu, dan aku menghormatinya. Menghormati keputusan orang yang kepadanya aku pernah jatuh hati.”


--

Side story.

1. Jangan tanyakan sesuatu yang kita sendiri sebenarnya udah tau jawabannya. Takutnya kamu terluka.
2. Apa yang kutulis di atas sana, adalah sesuatu yang mungkin akan kalian hadapi di masa depan. Itu resiko kalau orang yang kalian suka udah pernah jatuh hati sebelumnya. Jadi kalau ga mau nanggung resiko, cari yang udah ‘ga perduli’ atau yang belum pernah jatuh hati sama sekali ya.
3. Lagu di atas enak lo!

1 comment:

  1. Aku ikhlas kok :p wkkwkww bacaan indah di malam minggu

    ReplyDelete